Saturday, January 12, 2019

TEMAN DUNIA LAIN

Halo teman-teman semuanya ! Selamat datang kembali di Cerita Anak Indigo Blogspot. Apa kabar kalian semua? Semoga semuanya baik-baik aja ya. Baiklah pada postingan kali ini, aku bakal sharing tentang temanku yang berasal dari dunia lain. 

Temanku ini nama panggilannya Raka. Dari namanya, pasti kalian udah taukan kalau dia genre nya apa. Aku akui dia memang ganteng, dia memakai pakaian yang rapi. Namun sayangnya kulitnya agak pucat. Pertama kali aku jumpa dia di sebuah lapangan kecil yang dimana diseberang lapangan itu ada sebuah rumah kecil yang sudah ditinggalka sekitar 2 atau 3 tahun. Aku lihat dia sedang berdiri tak jauh dari rumah kosong itu.

Waktu itu, aku sama kawan aku pergi kelapangan itu bermain bulu tangkis. Kami bermain sekitar 2 jam. Setelah itu kami capek dan kami pun duduk beristirahat didepan rumah kosong itu. Aku yakin banget kalau dia daritadi memperhatiin aku terus. Aku merasakan energi yang dia miliki cukup positif, jadi aku mencoba berkomunikasi dengan dia. Aku bertanya "Kamu daritadi lagi liat aku ya?" Awalnya dia menunjukkan ekspresi yang agak kaget. Beberapa lama kemudian dia bicara sama aku. "Kamu bisa liat aku ya? Mau gak jadi teman aku?" 

Waktu itu, aku pikir gak salah kan kalau punya teman dunia lain. Jadi aku pun mau jadi teman dia. Dia sangat ramah, mudah tersenyum, suka ngelawak, dia juga merupakan seorang pendengar yang baik. Kalau aku lagi sedih, lagi galau, lagi senang atau apapun itu, aku bakal cerita kedia. Dia mendengar semua ceritaku tanpa menunjukkan ekspresi bosan. 

Menurutku, dia merupakan teman yang sejati, dia selalu ada disampingku. Aku senang banget bisa kenal sama dia. Tapi dia cuma bersama denganku sekitar 1 bulan. Lalu dia diusir sama bibi aku. Bibi aku juga merupakan seorang indigo. Dia bilang kalau aku gak boleh berteman sama Raka lagi. Dia bilang kalau aku dekat sama Raka, aku bisa terjerumus ke dalam hubungan yang gak sehat. Waktu itu, aku masih kelas 2 SMP jadi aku gak begitu paham maksud bibiku. Tapi sekarang aku udah paham maksudnya. 

Setelah Raka diusir, aku jadi sedih banget. Aku merasa seperti kehilangan anggota keluarga. Semenjak hari itu, aku terus berharap bahwa aku bisa bertemu dengan Raka lagi. Tapi sampai sekarang aku masih belum bertemu dengannya. Aku pengen banget punya teman yang selalu ada disisiku, teman yang sejati, teman yang seperti Raka. Namun sayangnya, susah sekali menemukan orang yang benar-benar dapat disebut sebagai sahabat.

Sekian postingan kali ini, terima kasih bagi yang sudah mau mampir dan mau membaca postinganku. Kalau kalian punya pengalaman yang sama sepertiku, boleh dishare ke aku lewat Instagram : S_28_i   \
Sampai jumpa dipostingan berikutnya. BYE








Postingan sebelumnya
PERTAMA KAI MENGALAMI ASTRAL PROJECTION

No comments: