Saturday, June 15, 2019

HANTU MALL YANG SEPI

Halo teman-teman kembali lagi di Cerita Anak Indigo Blogspot. Apa kabar ? semoga semua baik-baik saja. 

Di postingan kali ini, aku mau sharing tentang pengalaman aku bertemu dengan hantu di sebuah mall yang sepi.

Mall yang aku maksud adalah sebuah mall yang ada di daerah Tanjungpinang, Kepulauan Riau, memiliki 4 lantai. Mall ini sudah dirikan cukup lama. Lantai 1 terdapat beberapa toko kecil, seperti toko aksesoris dan mini market. Lantai 4 terdapat tempat bermain seperti Time Zone. Lantai 2 dan lantai 3 nya kosong, benar-benar kosong. 

Suatu hari, ada temanku mengajak aku untuk bermain disana (di lantai 4). Waktu itu aku masih kelas 5 SD. Karena penasaran, aku memutuskan untuk ikut kesana. Saat kami sampai, suasana disana sangat sepi. 

Kami naik ke lantai 4 dengan menaiki tangga karena lift nya sedang diperbaiki. Penerangan didalam sana pun sangat minim, hanya ada beberapa lampu yang nyala dan dibantu dengan sinar matahari yang masuk. 

Berhubung tempat itu sepi, aku melihat banyak sekali hantu disana. Untugnya gak ngeri-ngeri banget. Nah pas aku mau menaiki tangga menuju lantai 4, aku melihat sebuah sosok perempuan. Dia menggunakan seragam sekolah SD, wajahnya menunduk dan rambutnya panjang. Aku sangat penasaran dengan sosok itu, tapi aku mencoba untuk menahan diri dan bersikap 'bodoh amat'. 

Ketika sudah sampai dilantai 4, aku melihat disana sangat sepi, hanya ada 1 orang yang sedang bermain capit boneka dan 2 oang yang menjaga tempat itu. Saat sedang asyik bermain, aku kembali sosok perempuan anak SD itu. Dia berdiri di pojok ruangan sambil menatap dengan mata kosong kearahku. 

Dia berbicara padaku dan aku menjawab.
"Tolong, tolong aku"
"Tolong apa?"
"Tolong antar aku pulang, aku tersesat. Mama meninggalkanku disini"
"Emm, maaf, bukan aku ga mau bantu, tapi aku ga bisa bantu"
"Kenapa? Tolong bawa aku pulang"
"Aku ga bisa"
"Tolong"
"Aku ga bisa, kamu minta tolong sama yang lain aja"
'Tolong aku"

Dia terus meminta tolong padaku. Karena merasa tidak nyaman, aku meminta temanku untuk cepat pulang.

Dipostingan kali ini, aku mau menyampaikan bahwa senakal-nakalnya seorang anak, sebagai orangtua, kita tidak boleh meninggalkan anak. Karena mau bagaimana pun, itu ada anugerah dari Tuhan. Kita harus bersyukur dan mendidik anak untuk tumbuh menjadi seseorang baik dan bertanggungjawab. Mungkin sekarang anak sangat nakal, tapi kita tidak tau kedepannya dia mungkin saja akan berubah menjadi seseorang yang baik, seseorang yang berbakti pada orangtuanya.

Sekian postingan kali ini. Terimakasih bagi yang sudah membaca dari awal hingga akhir. Sampai jumpa di postingan berikutnya. BYE









Postingan sebelumnya
KUNTILANAK PENUNGGU WC SEKOLAH

Sunday, June 2, 2019

KUNTILANAK PENUNGGU WC SEKOLAH

Hai semua, kembali lagi di Cerita Anak Indigo blogspot. Gimana kabarnya? Semoga semua baik-baik aja ya 😉

Baiklah pada postingan kali ini aku mau sharing tentang penunggu WC, yaitu kuntilanak. Sedikit info, sebenarnya tidak semua penunggu WC itu mbak kunti ya 😅 Ada yang lain juga. Tapi kebanyakan yang aku jumpai adalah kuntilanak. 

Aku jumpa sama mbak kunti ini di sekolah SMK aku. Sekolah aku lumayan luas jadi banyak WC nya. Disitu WC nya ada 5 tempat. Diantara kelima ini ada satu tempat yang jarang banget dipakai. Alasannya karena WC itu ada dipaling ujung bangunan sekolah dan di sekitaran situ gak ada kelas, cuma ada ruang uks yang gak dipake sama gudang buat nyimpan buku atau barang-barang yang sudah gak dipake. 

Nah biasanya ada beberapa murid yang waktu jam istirahat atau jam pulang sering ngebucin di ujung sana. Jadi kadang-kadang ada yang pakai WC itu. Berdasarkan dari orang yang pernah pakai WC itu, katanya kadang dia mencium bau amis dan kadang juga mendengar suara ketawa cewek. Padahal disana gak ada orang lain. 

Suatu hari, aku diminta sama guru piket buat bantu angkatin soal-soal ujian yang tak dipakai lagi ke gudang. Waktu itu, aku sudah kebelet mau cepat-cepat ke WC. Jadi pas selesai menaruh tumpukan soal itu, aku langsung masuk ke WC dekat sana. 

Awalnya aku gak lihat ada "sesuatu". Setelah aku keluar, aku bercermin dulu rapiin rambut. Nah waktu aku lagi sibuk nganu rambut, aku liat ada sosok kunti yang wujudnya ngeri banget. Dia lagi pelototin aku sambil meluk tembok. Aku langsung bergegas keluar dari WC.

Menurut aku, kayaknya di mbak ini suka "nyicipin" darah di pembalut yang udah dibuang tanpa dicuci. Karena saat itu, ada murid lain yang baru saja membuang pembalut di tong sampah WC itu. 

Mitos pembalut yang dibuang dapat mengundang kuntilanak sepertinya BENAR. Jadi bagi teman-teman yang menggunakan pembalut, sebaiknya dicuci dulu sebelum dibuang ya. Hehe 😅

Sekian postingan kali ini, terimakasih bagi yang sudah baca dari awal hingga akhir. Jangan lupa share ke teman-teman kalian yang mungkin juga menyukai membaca hal semacam ini. Sampai ketemu lagi di postingan berikutnya. Akhir kata, BYE